Showing posts with label Java. Show all posts
Showing posts with label Java. Show all posts

Tuesday, January 27, 2009

Membuat Aplikasi Database dengan Netbeans, Waaah ternyata gampang Banget (Bagian 2)

Wah ternyata banyak juga yah hehe.

Ok deh sekarang kita lanjutkan.

Setelah itu kembali ke frame utama yang telah kita buat kemudian rubah view menjadi sourcecode



Kemudian buat sebuah method
activeForm()

sebagai berikut:
public void activeForm(Boolean b){
jButton1.setEnabled(b);
jButton2.setEnabled(!b);
jButton3.setEnabled(b);

jButton4.setEnabled(b);

jButton5.setEnabled(b);

jButton6.setEnabled(b);

jButton7.setEnabled(b);

jButton8.setEnabled(b);

jButton9.setEnabled(b);

}


jButton1- jButton9 adalah tombol yang kita buat dalam aplikasi
masih pada frame utama klik kanan tombol yang sudah temen-temen persiapkan untuk memunculkan frame login, kalau saya tombol ini:



Kemudian pilih Event->action->actionPerformed, trus ketikan kode berikut:

dLogin=new FLogin(this, true);
dLogin.setVisible(true);
if(dLogin.userActive) activeForm(true); else activeForm(false);


tentu saja deklarasikan terlebih dahulu dlogin nya OK.

kalau sudah kembali ke FLogin klik kanan pada Tombol login kemudian pilih

Event->action->actionPerformed. Kemudian ketikan kode berikut:
String user, ps;
user=jTextField1.getText();
ps= String.valueOf(jPasswordField1.getPassword());
logic.KoneksiDB koneksi=new logic.KoneksiDB("localhost", "root", "opik");
boolean userAda=koneksi.cekUser(user, ps);
if(userAda){
userActive=true;
this.setVisible(false);
}else{
userActive=false;
JOptionPane.showMessageDialog(null, "Username atau password tidak Cocok, ulangi lagi");
}

Usrname dan password databasenya sesuaikan dengan username dan password di kompi kalian

Kalau sudah, klik kanan pada Tombol batal kemudian pilih Event->action->actionPerformed.
Kemudian ketikan kode berikut:

this.setVisible(false);

Nah Sekarang Coba run dan Jalankan kira-kira tampilannya kayak gini:







Yup memang sederhana. Postingan ini memang dibuat untuk menunjukan pada temen-temen bahwa mudah membuat aplikasi database, apalagi dibantu dengan netbeans,
Ok deh Selamat Mencoba!, Punya Ide lain??? Kirim komentar yaaaaaa

Membuat Aplikasi Database dengan Netbeans, Waaah ternyata gampang Banget (Bagian 1)

Beberapa hari yang lalu ada temen yang pengen tau cara membuat aplikasi database, ya semacam step-by step tutorial gitu deh.

Ok deh sobat, kebetulan saya sedang membuat project Sistem Informasi Akuntansi. tapi yang akan saya tunjukan kali ini hanya bagaimana cara membuat form login sedehana.

Dalam postingan kali ini saya akan tunjukan cara membuat form login sederhana.
Idenya adalah, kita akan membuat sebuah form yang tidak dapat diakses, untuk dapat di akses,
maka kita perlu login terlebih dahulu. Kemudian untuk keperluan login, kita buat sebuah form login untuk melakukan verifikasi username dan password. Kalau password berhasil di
verifikasi maka user akan dapat menggunakan program, ya gitu deh.
Ok cukup intronya sebelum mulai membuaka netbeans, persiapkan dulu databasenya, supaya
gampang kita pake mysql. Buat table kemudian buat feld-field sebagai berikut:

kd_user varchar 6
username varchar 15
password varchar 20
nama_lengkap varchar 50

kalau sudah, sekarang buka netbeansnya, kemudian buat program baru, terserah mau di kasih nama apa. Kalau belum tau cara buat project di netbbeans silahkan baca di
http://onta-programing.blogspot.com/2008/12/buat-project-baru-di-netbeans.html

Setelah buat project buat sebuah form yang berfungsi sebagai form utama, kaya ginilah kira-kira:



Kalau mau, temen-temen bias download source codenya di sini.

Set icon-icon pada toolbar, dan button-buttonya menjadi disable (kan ceritanya program baru bisa di gunakan kalo udah login :)).

Setelah itu buat form satu lagi untuk form login. Gunakan JDialog untuk membuat Form login.
Yup kurang lebih kaya ginilah. Inga-inga ting… he bentuk formnya terserah kalian OK.



Nah sekarang, kita buat sebuah class untuk membuat sambungan ke database. Ingat ini bagian terpenting dari tujuan postingan ini
Buat class kemudian masukan kode sebagai berikut:
package logic;

import java.sql.Connection;
import java.sql.SQLException;

import java.sql.Statement;
import java.sql.DriverManager;

import java.sql.ResultSet;

public class KoneksiDB {

private String localhost, username, password;
public Connection conn=null;

public Statement state=null;

public ResultSet hasil=null;

public KoneksiDB(String host, String user, String pass){

localhost=host;

username=user;

password=pass;

try{
Class.forName("org.gjt.mm.mysql.Driver");
conn=DriverManager.getConnection("jdbc:mysql://"+localhost+"/coba", username, password);
state=conn.createStatement();

}catch(Exception e){

e.printStackTrace();
}

}

public boolean cekUser(String un, String ps){

try {

hasil = state.executeQuery("select username, password, nama_lengkap from
db_login where username='"+un+"' AND password='"+ps+"'");
hasil.last();
if(hasil.getRow()==1)return true;
else return false;

} catch (SQLException ex) {

ex.printStackTrace(); return false;
}

}
}


Nah kalo sudah, sekarang coba ngopi dulu, trus santai dulu deh sejenak trus, perhatikan kode
di atas. Kode di atas merupakan kode untuk membuat sambungan dengan database. Kurang jelas baca lagi postingan

http://onta-programing.blogspot.com/2008/12/susah-koneksi-java-ke-database-siapa.html
Sekarang buat sebuah class main, yaitu sebuah class dimana kita akan menjalankan aplikasi.

Jadi ada satu hal yang perlu di perhatikan adalah selalu pisahkan logic program dengan form.
Ok di bawah kode public static void main(String args[]) ketikan kode berikut:

try{
javax.swing.UIManager.setLookAndFeel(javax.swing.UIManager.getSystemLookAndFeelClassName());
}catch(Exception e){
e.printStackTrace();
}
javax.swing.SwingUtilities.invokeLater(new Runnable(){
public void run(){
form.FUtama app=new form.FUtama();
app.setVisible(true);
}
});

Fungsinya untuk menampilkan form utama yang kita buat tadi.
Nah kalau sudah …….. lanjutin aja ke bagian 2 ya… sok klik disini nya.

Membuat Aplikasi Database dengan Netbeans, Waaah ternyata gampang Banget (Update Source Code)

Alo semuanya, ada sedikit revisi untuk postingan sebelumnya, yup, beberapa perbaikan koding untuk demo login di postingan http://onta-programing.blogspot.com/2009/01/membuat-aplikasi-database-dengan_14.html

Ada perbaikan kode untuk tombol Login pada Form Utama, Tombol login pada Form Login, dan Tombol Batal.

Yup, revisi ini dimaksudkan untuk lebih efisien dalam penggunaan kode. Mudah-mudahan temen-temen lebih mudah mempelajarinya :).

Oya Source Codenya juga dah di update ini link terbaru Source Codenya. Sok atuh di download SourceCode nya di Sini.

Postingan sebelumnya udah di rubah jadi Yaaa dibaca lagi aja ya. Thanks semuanya. Kirim Komentarnya ya :). Good Luck

Reporting dengan NetBeans

OK sekarang mari kita coba membuat sebuah latihan tentang reporting menggunakan iReport dan NetBeans IDE dan peralatan-peralatan yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut :
- NetBeans 5.5
- iReport 1.3.1
- MySQL Server (atau bisa juga database server yang lain)
- JDK 1.6

Setelah peralatan telah siap, mari kita buat latihannya dan langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Bikinlah sebuah New Project dan berilah nama ReportingInNetBeans.
  2. Pada project inspector, klik kanan root project kemudian pilih New > JFrame Form kemudian pada jendela New JFrame isikan Frame Report pada Class Name, dan pada kolom isian Package pilihlah reportinginnetbeans. Setelah itu tambahkanlah beberapa komponen pada JFrame tersebut sehingga tampilannya menjadi seperti gambar dibawah ini:
    jframe_report
    Click to large
  3. Setelah mengatur tampilan JFrame seperti pada gambar diatas, sekarang tekanlah tombol SHIFT+F11 agar NetBeans membuatkan sebuah direktori distribusi untuk kita yaitu direktori dist. Setelah itu, masuklah pada files inspector kemudian buatlah sebuah direktori yaitu direktori Report dibawah direktori dist yang berfungsi untuk menampung seluruh file template yang kita desain pada iReport dan tampilan dari langkah ke 3 ini terlihat seperti gambar dibawah ini:
    direktori_dist_report
    Click to large
  4. Setelah membuat sebuah direktori Report sekarang waktunya untuk mengkonfigurasi file build-impl.xml agar ketika kita melakukan proses Clean direktori Report ini tidak ikut terhapus. Sekarang bukalah file build-impl.xml yang terdapat pada direktori nbproject seperti gambar dibawah ini:
    build-impl-xml
    Click to large

    Setelah file build-impl.xml terbuka, sekarang carilah CLEANUP SECTION seperti dibawah ini:
    526
    527
    528
    529
    530
    531
    532
    533
    534
    535
    536
    537
    538
    539
    540
       
    name="deps-clean" depends="init" unless="no.deps"/>
    name="-do-clean" depends="init">
    dir="${build.dir}"/>
    dir="${dist.dir}"/>
    >
    name="-post-clean">


    >
    name="clean" depends="init,deps-clean,-do-clean,-post-clean" description="Clean build products."/>

    Setelah itu editlah baris 534 sehingga hasilnya menjadi seperti dibawah ini:

    526
    527
    528
    529
    530
    531
    532
    533
    534
    535
    536
    537
    538
    539
    540
    541
     
    name="deps-clean" depends="init" unless="no.deps"/>
    name="-do-clean" depends="init">
    dir="${build.dir}"/>
    file="${dist.jar}"/>
    dir="${dist.javadoc.dir}"/>
    >
    name="-post-clean">


    >
    name="clean" depends="init,deps-clean,-do-clean,-post-clean" description="Clean build products."/>

    Setelah melakukan proses pengeditan seperti diatas simpanlah file konfigurasinya dan tutuplah NetBeans-nya agar mengurangi resource CPU :D dan sekarang waktunya untuk membuat contoh report melalui iReport. :)

  5. Sebelum mulai menggunakan iReport, aturlah dahulu Data Source yang akan digunakan dengan cara pilih Data > Connections/Data Source dan aturlah koneksinya menjadi seperti gambar dibawah ini:
    SettingKoneksiIreport
    Click to large
  6. Setelah selesai mengkonfigurasi Data Source, sekarang buatlah report baru dengan cara menekan File > New Document. Setelah template report muncul, sekarang tentukanlah Report Query yang akan digunakan untuk report ini. Untuk menentukan Report Query yang akan digunakan tekanlah Data > Report Query dan masukkanlah statement SQL sehingga tampilannya menjadi seperti dibawah ini:
    Qry_iReport
    Click to large
  7. Setelah menentukan Report Query, sekarang design-lah report-nya hingga menjadi seperti gambar dibawah ini:
    report_template
    Click to large

    kemudian simpanlah dengan nama Mahasiswa_Report.jrxml pada direktori Report yang telah dibuat pada langkah ke 3 hingga struktur direktori project NetBeans kita menjadi seperti gambar dibawah ini:
    gambar_dir_prj_Nb
    Click to large

  8. Setelah melakukan proses penyimpanan, sekarang coba jalankan report-nya dengan menggunakan active connection dengan cara tekan menu Build > Execute (with active connection) dan jika tidak ada masalah maka report yang telah anda design akan tampak seperti gambar dibawah ini:
    Report_Jadi
    Click to large
  9. Report telah jadi, sekarang coba bukalah project ReportingInNetBeans kemudian pada tombol yang berfungsi untuk menampilkan reportnya berikanlah evet dengan cara klik kanan kemudian pilih Events > Action > actionPerformed kemudian pastekanlah kode dibawah ini:
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    16
    17
    18
    19
    20
    21
    22
    23
    24
    25
    26
    // TODO add your handling code here:
    jButton1.setCursor(Cursor.getPredefinedCursor(Cursor.WAIT_CURSOR));
    Connection con = null;
    try {
    String jdbcDriver = "com.mysql.jdbc.Driver";
    Class.forName(jdbcDriver);

    String url = "jdbc:mysql://localhost/latihanibatis";
    String user = "root";
    String pass = "rahasia";

    con = DriverManager.getConnection(url, user, pass);
    Statement stm = con.createStatement();

    try {
    Map prs = new HashMap();
    JasperReport JRpt = JasperCompileManager.compileReport("./dist/Report/Mahasiswa_Report.jrxml");
    JasperPrint JPrint = JasperFillManager.fillReport(JRpt, prs, con);
    JasperViewer.viewReport(JPrint, false);
    } catch (Exception rptexcpt) {
    System.out.println("Report Can't view because : " + rptexcpt);
    }
    } catch (Exception e) {
    System.out.println(e);
    }
    jButton1.setCursor(Cursor.getDefaultCursor());

    Setelah itu, coba tekanlah tombol F6 untuk menjalankan projectnya dan jika tidak ada masalah maka report yang telah anda design di iReport akan tampil jika tombol yang berfungsi menampilkan reportnya ditekan :)

  10. Report sudah jalan dengan sangat sempurna di NetBeans, sekarang bagaimana jika kita ingin mencoba aplikasi ini pada komputer lain yang hanya mempunyai JRE saja ? Untuk menjawab pertanyaan ini, sekarang tekanlah tombol SHIFT+F11 agar netbeans membuatkan file *.jar untuk aplikasi kita. Setelah proses CLEAN and BUILD selesai, sekarang cobalah kopikan direktori dist/ ke komputer yang lain dan coba jalankan. Berhubung saya dirumah tidak mempunyai 2 komputer, maka saya kopikan ke user yang lain dan hasilnya seperti berikut :
    Ini tampilan di user anton ( Anggap saja di PC Lain :D )
    Report_di_PC_LAIN
    Click to large

    Ini tampilan di user javamaniac ( Anggap saja di PC Lokal )
    RptDiPCLokal
    Click to large

Silahkan dicoba dikomputer lain kalau tidak percaya, reportnya pasti akan jalan dengan sempurna seperti pada waktu kita jalankan dari NetBeans IDE :)

Resource :
- Sample Project ReportingInNetBeans.zip
- Mahasiswa.sql

Thursday, January 15, 2009

MySQL dan NetBeans

hmmmm, akhirnya saya buat juga nich tutorial MySQL dan NetBeans bagian 2.

sory bagi yang dah lama nunggu, maklum baru selesai UAS. jd sekarang lagi liburan panjang nich…

pada tutorial ini saya akan menjelaskan tentang mysql dalam netbeans, bukan mysql dan java

maksunya?

maksud saya, sekarang kita akan belajar tentang mysql namun dengan menggunakan Netbeans. ok, kalo bingun mending langsung aja masuk ke tutorial.

seperti biasa, proses managemen database mencakup proses administrator seperti pembuatan database, pembuatan table, dan pembuatan user. dan juga proses peremajaan database. seperti proses INSERT, UPDATE, DELETE dan tak lupa juga proses menampilkan database yaitu SELECT

kita tidak akan belajar serius tentang proses adminidtrator disini. namun kita akan memfokuskan di proses peremajaan database.



MEMBUAT DATABASE

untuk membuat database dalam NetBeans, masuklah ke MySQL comand promp lalu ketikkan

CREATE DATABASE NAMA_DATABASE;

maka otomatis akan terbuat sebuah database, contoh kita buat database dengan nama database “NETBEANS” :

image

kalo proses pembuatan berhasil, maka akan ada tulisan QUERY OK. sekarang kita mulai masuk ke NetBeans

MEMBUAT KONEKSI

untuk membuat koneksi dalam Netbeans, pertama kita masuk dulu ke tab service :

image

setelah itu klik nanan pada Database, lalu pilih New Connection :

image

setelah itu masukkan akan keluar dialog seperti dibawah ini :

image

inilah nama host dengan lokasi server database MySQL, dan no portnya, juga nama databasenya yang tadi kita buat yaitu “NETBEANS”. setelah itu isi username dan password yang kita gunakan untuk mengakses database, lalu klik remember password agar kita tak perlu lagi konfirmasi ketika akan menggunakan koneksi seprti dibawah ini :

image

setelah itu klok ok :

image

klik Ok lagi.

image

setelah proses pembuatan koneksi berhasil, kita bisa melihat akan ada subtree baru yang terbuat dari hasil koneksi tadi. sekarang kita akan membuat table dan juga melakukan proses peremajaan.

sebelumnya klik kanan pada hasil subtree yang tadi kita buat lalu pilih Execute Comand :

image

maka akan terdapat editor baru untuk kita gunakan sebagai proses eksekusi kode SQL :

image

MEMBUAT TABEL

untuk membuat table dalam MySQL, gunakan kode seperti dibawah ini :

CREATE TABLE NAMA_TABLE(
NAMA_KOLOM TIPE_DATA KETERANGAN,
NAMA_KOLOM TIPE_DATA KETERANGAN
);

misal kita akan membuat sebuah table MAHASISWA dengan kolom NIM, NAMA, TANGGAL_LAHIR :

image

setelah itu klik tombol seperti pada gambar dibawah ini untuk mengeksekusi skrip diatas :

image

setelah itu, maka sekarang telah terbentuk sebuah table dalam database NETBEANS yang bernama MAHASISWA, anda bisa melimelihatnya pada subtree koneksi yang tadi dibuat :

image

jika tidak keluar, coba klik kanan lalu klik Refresh.

MEMASUKKAN DATA

sekarang kita akan melakukan proses pemasukkan data pada table yang tadi kita buat. untuk memassukkan data gunakan :

INSERT INTO NAMA_TABLE
VALUES (
‘NILAI KOLOM 1′,
‘NILAI KOLOM 2′
);

misal kita akan memasukkan data pada tabel MAHASISWA yang tadi kita buat :

image

setelah itu klik tombol eksekusi, maka tabel MAHASISWA sekarang akan terdapat sebuah record (baris) yang bernilai seperti yang tadi kita masukkan.

MENAMPILKAN DATA

pada step sebelumnya kita telah memasukkan data, namun kita belum tahu apakah data yang tadi kita masukkan berhasil atau tidak, makanya kita perlu menampilkan seluruh data dalam tabel MAHASISWA tadi. untuk menampilkan tabel gunakan :

SELECT NAMA_KOLOM, NAMA_KOLOM
FROM NAMA_TABLE;

atau, jika kita akan menampilkan seluruh kolom gunakan :

SELECT *
FROM NAMA_TABLE;

misal kita akan menampilkan seluruh data dalam tabel MAHASISWA :

image

setelah dieksekusi, maka akan muncul tabel seperti dibawah ini :

image

sekarang bisa kita liat bahwa proses INSERT tadi telah berhasil.

MENGUBAH DATA

selain proses INSERT, kita juga sering melalukan proses perubahan data atau lebih dikenal dengan proses UPDATE. dan untuk melakukan proses UPDATE gunakan :

UPDATE NAMA_TABLE
SET NAMA_KOLOM = ‘NILAI BARU’
WHERE
KONDISI;

misal kita akan mengubah nama untuk mahasiswa dengan nim 10106031 menjadi Nesia Oktiana :

image

sekarang data dalam table akan berubah seperti dibawah ini :

image

MENGHAPUS DATA

selain proses INSERT, UPDATE, kita juga pasti akan melakukan proses penghapusan data yang telah tidak digunakan atau dikenal dengan nama proses DELETE. dan untuk melakukan proses tersebut kita gunakan :

DELETE FROM NAMA_TABLE
WHERE
KONDISI;

atau jika kita akan akan menghapus seluruh data dalam table :

DELETE FROM NAMA_TABLE;

misal kita akan menghapus data pada tabel MAHASISWA dengan nim 10106031 :

image

sekarang kita tidak akan melihat data mahasiswa dengan nim 10106031 karena telah dihapus dari tabel :

image

akhirnya selesai juga tutorial bagian 2. nanti kita lanjutkan tutorial tentang JDBC dengan MySQL + NetBeans, tunggu aja ok!!!

see you at next tutorial…


Monday, October 20, 2008

Instalasi Java pada OpenSUSE 10.3

Instalasi Java secara cepat dan mudah pada OpenSUSE dapat dilakukan langsung melalui YAST. Namun, karena kita berniat menjadi programmer, mari kita mulai dengan sedikit hand-made :-). Kadangkala, kita butuh Java SDK yang lebih update daripada yang dibundel pada OpenSUSE, itu alasan sebenarnya.

Salah satu yang membuat bingung waktu install Java, adalah : Java versi yang mana yang harus saya pakai ? Jangan dibingungkan dengan istilah. Kita akan mulai belajarJava melalui paket yang paling mudah, yaitu J2SE.

Instalasi Java

Mudahnya, kita akan gunakan Java yang didownload dari Sun. Pada link http://java.sun.com, ada 3 variasi Java, yaitu Java SE, Java ME dan Java EE. Kita langsung dari yang awal yaitu J2SE.



  1. Download Java SE dari http://java.sun.com/javase/downloads/index.jsp
  2. Ambil untuk Linux. Tidak usah yang dibundel dengan Netbeans ataupun yang lainnya. Saat ini versi terbaru adalah 1.6.0. Untuk Linux ada 2 tipe ( Linux RPM in self-extracting file dan Linux in self-extracting file), ambil yang kedua, dengan nama jdk-6-linux-i586.bin

  3. Copy ke folder /opt. Butuh account root untuk mengakses folder ini
  4. Masuk ke Konsole / Terminal
  5. Perintah : ALT+F2, ketik konsole

  6. Install Java SE. Pada Konsole, ketikkan perintah berikut:
    1. chmod +x /opt/jdk-6-linux-i586.bin
    2. ./jdk-6-linux-i586.bin

    [Note : titik-slash-namafile]

  7. Check hasil instalasi
  8. java version “1.6.0″
    Java(TM) SE Runtime Environment (build 1.6.0-b105)
    Java HotSpot(TM) Client VM (build 1.6.0-b105, mixed mode, sharing)

Bagaimana jika yang kita install adalah versi 1.6.0 tapi versi yang keluar adalah versi lain ? Berarti sudah ada Java SDK yang tertanam di OpenSUSE. Java yang baru saja kita install terletak pada folder /opt/jdk1.6.0. Coba check dengan perintah berikut.

lrwxrwxrwx 1 root root 22 Jan 24 09:22 /usr/bin/java -> /etc/alternatives/java

Jika hasilnya seperti diatas atau folder yang tampil tidak sesuai, kita bisa “memaksa” agar OpenSUSE menggunakan Java yang baru saja kita install. Ketik perintah berikut :

  1. ln -s /opt/jdk1.6.0/bin/java /usr/bin/java

Check ulang dengan perintah Java -version pada Konsole

Setting Classpath

Buatkan ClassPath agar kompiler Java [javac] bisa dikenal dari berbagai folder, dengan langkah sebagai berikut :

  1. Buat file dengan nama .bash_profile. Simpan pada home directory. Jika masuk sebagai root, simpan pada /root. Jika masuk sebagai user biasa, simpan pada /home/namauser. Pada Linux, file yang diawali dengan tanda titik berarti hidden file.
  2. Ketik isi file .bash_profile dengan :
    1. JAVA_HOME=/opt/jdk1.6.0
    2. export JAVA_HOME
    3. export PATH=$PATH:$JAVA_HOME/bin
  3. Simpan
  4. Log-off dari OpenSUSE
  5. Masuk kembali
  6. Test Kompiler. Buka konsole, ketik
  7. Jika menghasilkan keluaran, berarti kompiler Java sudah siap digunakan. Jika belum, check ulang penulisan CLASSPATH dan sesuaikan dengan kondisi instalasi

Mendapatkan IP Address dan Host Name

Java menyediakan fungsi InetAddress untuk mendapatkan alamat IP maupun nama host suatu komputer. Alamat IP maupun nama host yang didapatkan tidak tergantung pada alamat ip dan nama host komputer lokal saja, namun juga dapat digunakan untuk mengecek alamat IP dan nama host di Internet, tentu dengan syarat komputer kita terhubung dengan internet. Penggunaan fungsi ini juga terkait erat dengan setting DNS pada komputer yang kita gunakan.

Berikut adalah contoh program yang menunjukkan fungsionalitas tersebut :

  1. Buatlah sebuah project baru Netbeans
  2. Tambahkan sebuah JFrame Form
  3. Lengkapi dengan 2 buah label, 2 buah TextField (txtIPAddress dan txtNamaHost) dan 3 buah Button (btnCheckIPAddress, btnCheckHostName dan btnCheckLokal). Lihat contoh pada gambar berikut :
  4. Ketikkan kode berikut pada btnCheckHostName, event actionPerformed
    1. private void btnCheckHostNameActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
    2. try {
    3. String strHostName = InetAddress.getByName(txtIPAddress.getText()).getHostName();
    4. JOptionPane.showMessageDialog(null, "Host name dari IP Address '" + txtIPAddress.getText() +"' = "+ strHostName);
    5. } catch (UnknownHostException ex) {
    6. JOptionPane.showMessageDialog(null, ex);
    7. Logger.getLogger(frmIpAddress.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
    8. }
    9. }
  5. Lakukan import library yang diperlukan (import java.net.InetAddress; import javax.swing.JOptionPane;)
  6. Ketikkan kode berikut pada btnCheckIPAddress, event actionPerformed
    1. private void btnCheckIPAddressActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
    2. try {
    3. String strIPAddress = InetAddress.getByName(txtHostName.getText()).getHostAddress() ;
    4. JOptionPane.showMessageDialog(null, "Alamat IP dari '"+txtHostName.getText() +"' ="+ strIPAddress);
    5. } catch (UnknownHostException ex) {
    6. JOptionPane.showMessageDialog(null, ex);
    7. Logger.getLogger(frmIpAddress.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
    8. }
    9. }
  7. Ketikkan kode berikut pada btnCheckLokal event actionPerformed
    1. private void btnCheckLocalActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
    2. try {
    3. InetAddress AlamatInternet = InetAddress.getLocalHost();
    4. JOptionPane.showMessageDialog(null, "Host name lokal : " +AlamatInternet.getHostName());
    5. JOptionPane.showMessageDialog(null, "IP Address lokal : " +AlamatInternet.getHostAddress() );
    6. } catch (UnknownHostException ex) {
    7. JOptionPane.showMessageDialog(null, ex);
    8. Logger.getLogger(frmIpAddress.class.getName()).log(Level.SEVERE, null, ex);
    9. }
    10. }
  8. Simpan dan jalankan aplikasi (SHIFT + F6). Masukkan IP Address dan klik pada “Check Host Name” atau masukkan host name dan klik “Check IP Address”. Check IP dan Host Lokal tidak membutuhkan masukan. Berikut adalah beberapa screenshot pesan yang tampil :

Program ini tidak secara smart mendeteksi masukan apakah itu alamat IP ataukah host name. Untuk kemudahan, saya menggunakan 2 buah TextField sebagai contoh. Pada aplikasi terapan, input IP Address ataupun Host Name bisa didapatkan melalui variabel.


Java Fundamental

Bagi temen2 yg baru sekali ini belajar Java..
Ini ada tutorial singkat mengenai cara membuat file Java, mengcompile file Java tersebut, dan bagaimana menjalankan program Java.
Dibagian ini juga akan membahas sedikit tentang variabel dalam Java..
Silahkan mengikuti Smile
Okey skrg gw kasih tutorial singkat mengenai Java, bukan tutorial game, melainkan tutorial dasar-dasar Java, untuk membantu yang bener2 pemula sama sekali ^_^

LANGKAH 1: Membuat kode program Java

Nah hal pertama adalah, bagaimana asal mula suatu program aplikasi Java?
Untuk menjalankan program Java, pertama-tama kita buat file teks (txt) biasa, beri nama dengan format penamaan TitleCase dan akhiri dengan extension .java :
Misalnya Test.java

Untuk mengisi kode programnya, edit file tersebut dengan menggunakan teks editor apa saja, misalnya Notepad.

FILE :: Test.java
Isikan kode programnya:
Code:
public class Test {
// Test -> sesuai dengan nama filenya: Test.java
// (ingat Java case sensitive, Test berbeda dgn test)
}

PS: "//" adalah komentar, apapun yang ditulis setelah // tidak akan diproses
PS2: sekali lagi Java adalah case sensitive, penulisan harus benar2 memperhatikan huruf kecil dan huruf besar.


LANGKAH 2: Mengcompile kode program kita

Compile kode program yang telah kita buat dengan menggunakan Java compiler (javac.exe) yang telah termasuk dalam bundel Java SDK (J2SE), dapatkan Java SDK di http://java.sun.com/j2se/.

Gunakan DOS Prompt, buka melalui Start menu-Run-ketik CMD.
Tuliskan ini di DOS prompt :

Code:
javac Test.java

Setelah dicompile Test.java akan menghasilkan Test.class

Quote:
Test.java (kode program) compile -> Test.class (java bytecode)



LANGKAH 3: Menjalankan program tersebut

Untuk menjalankan program yang telah kita compile diatas digunakan Java launcher (java.exe), juga melalui DOS prompt :

Code:
java Test

Pada tahap ini program kita diatas akan mengeluarkan error tidak dapat dijalankan, karena Java tidak tahu harus dimulai darimana program aplikasi kita ini.


LANGKAH 4: Membuat start awal aplikasi

Start awal jalannya suatu aplikasi Java dimulai dari ditemukannya kata kunci (keyword) :

Code:
public static void main(String[] args) { }

Nah tinggal tambahkan keyword tersebut ke file Test.java kita :

Code:
public class Test {

public static void main(String[] args) {
// application start-point
}

}

Jadi program Test.java diatas sudah dapat dicompile DAN dijalankan.
Tapi karena isinya kosong, jadi program kita tsb tidak melakukan suatu hal apapun, sungguh suatu program yang tak berguna Smile
java Test -> masuk ke bagian application start-point dan selesai, tidak ada yang dikerjakan.


LANGKAH 5: Mengeluarkan suatu tulisan

Nah untuk mengeluarkan output ke console (DOS prompt) kita gunakan fungsi System.out.println("kata") :

Code:
public class Test {

public static void main(String[] args) {
System.out.println("Hello World!");
}

}

Program kita diatas ketika dijalankan akan mengeluarkan tulisan Hello World ke console.
Ah ha! Akhirnya program kita sudah jalan dan mengerjakan sesuatu, apakah Anda sudah cukup senang sekarang?! Smile
Nah selanjutnya kita akan mengenal variabel2 dalam bahasa program Java.



LANGKAH 6: Mengenal variabel serta jenis-jenisnya

Nah setelah kita mengetahui bagaimana dasar aplikasi Java dari membuat file berekstensi .java sampai menjalankannya, sekarang saatnya untuk berkenalan dengan jenis-jenis variabel yang terdapat dalam Java.

Jadi apa itu variabel??

Untuk menyimpan nilai tertentu di dalam program aplikasi kita (memori komputer), nilai tersebut haruslah disimpan sesuai kedalam suatu variabel yang tipenya sesuai dengan tipe dari nilai tersebut.
Kita tidak dapat menyimpan tipe bernilai angka ke variabel bertipe nilai huruf ataupun sebaliknya.

Pada bahasa pemograman Java, tipe-tipe variabel yang tersedia diantaranya :

Quote:
- int : untuk menyimpan nilai berupa angka bilangan bulat, misalnya: 10
- double : untuk menyimpan nilai berupa angka bilangan desimal, misalnya: 0.5
- String : untuk menyimpan nilai berupa teks kata-kata, misalnya: "Hello World"
- boolean : untuk menyimpan nilai sederhana iya atau tidak, misalnya: true


Untuk mendeklarasikan variabel yang dapat menyimpan nilai tersebut cukup dengan menggunakan:

Code:
[tipe_variabel] [nama_variabel];

misalnya: int tipeInt;
pendeklarasian variabel bernama tipeInt sebagai variabel bertipe int

Untuk mengisikan nilai ke variabel tsb gunakan tanda =

Code:
int tipeInt;

tipeInt = 10; // mengisi tipeInt dengan nilai 10


Contoh dalam program:

Code:
public class Test {

public static void main(String[] args) {
int a = 10;
double b = 0.5;
String c = "Halo";
boolean d = true;

// mengeluarkan nilai diatas ke console
System.out.println(a); // console tertulis: 10
System.out.println(b); // console tertulis: 0.5
System.out.println(c); // console tertulis: Halo
System.out.println(d); // console tertulis: true

// ganti nilai variabel a
a = 100;
System.out.println(a); // console tertulis: 100
}

}


Setelah kita mengetahui jenis-jenis tipe variabel dan bagaimana menggunakannya, sekarang kita lihat bagaimana cara mengolahnya/memanipulasinya.


LANGKAH 7: Operasi variabel

Variabel tersebut dapat kita olah sama seperti didalam matematika, yakni dengan menggunakan operasi pertambahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), pembagian (/), ataupun hasil bagi (%).
Misalnya: int a = 10 + 10; // pertambahan
Tidak ada yang spesial dalam mengolah data variabel tersebut, cukup gunakan tanda +, -, *, /, %

Contoh:

Code:
public class Test {

public static void main(String[] args) {
int a = 10;
int b = 20;
int c = a + b; // 10 + 20 = 30
int d = a - b; // 10 - 20 = -10

System.out.println(a);
System.out.println(b);
System.out.println(c);
System.out.println(d);


double e = 2;
double f = 4;
double g = e * f; // 2 x 4 = 8
double h = e / f; // 2 / 4 = 0.5

System.out.println(e);
System.out.println(f);
System.out.println(g);
System.out.println(h);

System.out.println(5 % 3); // = 2 -> 5 / 3 = 1 sisa 2
}

}


Java juga menyediakan cara untuk mempersingkat operasi tertentu:

Code:
int a = 0;
// menambah dengan 10
cara 1: a = a + 10;
cara 2: a += 10; // lebih singkat

Sama halnya dengan pengurangan, perkalian, pembagian.

Code:
a -= 10;
a *= 10;
a /= 10;


Dan Java juga menyediakan khusus penyingkatan untuk penambahan/pengurangan dengan 1:

Code:
a = a + 1; -> a += 1; -> a++;
a = a - 1; -> a -= 1; -> a--;


Begitulah ulasan singkat dari Paupau si pembuat tutorial ini, semoga temen2 bisa mendapatkan dasar untuk belajar Java, selanjutnya mungkin akan banyak lagi ulasan2 menarik ttg Java..tunggu saja update terbarunya di post ini, atau apabila temen2 merasa tidak punya waktu untuk menunggu..temen2 bisa membaca tutorial java di :
http://java.sun.com/docs/books/tutorial/